Close Menu
Realita IndonesiaRealita Indonesia
  • Home
  • NASIONAL
  • News
    • DAERAH
    • PEMERINTAHAN
    • MAKASSAR
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • ADVERTORIAL
  • TNI POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Mamuju Tengah Terima Kunker DPRD Parigi Moutong

September 24, 2026

DPRD Mamuju Tengah Soroti PAD dan Kelangkaan LPG 3 Kg

September 23, 2026

DPRD Mamuju Tengah Setujui APBD Perubahan 2026

September 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DPRD Mamuju Tengah Terima Kunker DPRD Parigi Moutong
  • DPRD Mamuju Tengah Soroti PAD dan Kelangkaan LPG 3 Kg
  • DPRD Mamuju Tengah Setujui APBD Perubahan 2026
  • HUT ke-22 Sulbar, Ajbar Dorong Investasi Buka Lapangan Kerja
  • Komisi III DPRD Mamuju Tengah Soroti Realisasi Anggaran OPD
  • Tanggapn Komisi II DPRD Mamuju Tengah Terkait Perubahan Anggaran 2026
  • DPRD Mamuju Tengah Cek Kesiapsiagaan Bencana di Pusdalops Sulbar
  • DPRD Mamuju Tengah Pantau Progres RS PHTC Capai 22,6 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
Realita IndonesiaRealita Indonesia
  • Home
  • NASIONAL
  • News
    • DAERAH
    • PEMERINTAHAN
    • MAKASSAR
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • ADVERTORIAL
  • TNI POLRI
Realita IndonesiaRealita Indonesia
  • Home
  • NASIONAL
  • News
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • ADVERTORIAL
  • TNI POLRI
Home»TNI POLRI»Hati-Hati Bayar Pajak — Nanti Anda Dipenjara! Kasus Tjoddo-Jalali Adalah Contoh 
TNI POLRI

Hati-Hati Bayar Pajak — Nanti Anda Dipenjara! Kasus Tjoddo-Jalali Adalah Contoh 

Editor RIBy Editor RIOktober 6, 2025 TNI POLRI
WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Ket: Ilustrasi Rakyat yang membayar pajak 65 tahun berujung dipenjara, kisah Tjoddo-Jalali di Km 18 Makassar.
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Makassar, Harapanrakyat.com—Bayar pajak itu kewajiban warga. Tapi jika Anda berharap bayar tepat waktu adalah tiket aman, bersiaplah: di negeri absurd ini, kepatuhan fiskal kadang berujung pada pertunjukan ironis — bukan pengakuan, melainkan jeruji.

Di balik spanduk dan jargon “kami peduli”, ada kisah-kisah rakyat yang setia membayar—lalu justru berurusan dengan hukum saat mempertahankan haknya.

Bila Anda ingin contoh, fokus pandangan sejenak ke kisah keluarga Tjoddo di Km 18 Makassar: puluhan tahun setia setor PBB, lalu berhadapan dengan korporasi besar dan proses hukum yang menyingkap luka lama sistem administrasi tanah kita.

“Bayar pajak, amanlah.”

— Kata brosur, mungkin juga sticker di kantor pelayanan publik.

Realitanya? Kadang brosur itu cuma hiasan dinding yang tak bisa menolong.

Bagaimana rasanya menjadi warga yang patuh?

Bayangkan ini: Anda disiplin mencatat semua bukti pembayaran pajak selama puluhan tahun — kwitansi, bukti setor, cap bank.

Bukti-bukti itu mestinya menjadi perisai. Namun ketika medan beralih ke meja pejabat dan kamar sidang, perisai itu seringkali disamakan dengan sekadar memo nostalgia.

Yang terjadi malah proses panjang, dalih administratif, dan—di titik paling ironis—ancaman pidana bagi mereka yang ngotot mempertahankan tanah kelahiran.

Mengapa ini bisa terjadi?

Dalam bahasa yang lebih halus: birokrasi mudah lupa, dokumen bisa bertabrakan, dan kadang logika hukum seperti tersesat. Dalam bahasa yang lebih gamblang: ketika kepentingan besar bertemu celah administratif, rakyat kecil sering jadi pihak yang disudutkan.

Kepatuhan fiskal tidak selalu menjamin perlindungan bila ada tumpang tindih kepemilikan, surat yang diragukan, atau keputusan yang tak konsisten antar lembaga.

Pesan satir — sekaligus peringatan

Kalau Anda sedang rutin bayar pajak, teruskanlah. Jangan berhenti. Tapi jangan pula berharap bukti bayar itu otomatis melahirkan keadilan instan.

Di negeri di mana rapat ber-AC dan notulen rapi lebih cepat bergerak daripada pengaduan warga, kewaspadaan adalah kawan baik:

Simpan semua bukti pembayaran rapi—foto, scan, dan aslinya.

Dokumentasikan penggunaan lahan secara berkala (foto, saksi).

Bila ada tekanan atau klaim pihak lain, cari bantuan hukum dan publikasi masalah ke media independen.

Dan yang paling penting: berjejaringlah dengan komunitas lokal; solidaritas sering kali membuat perbedaan.

Penutup — bukan pesimisme, melainkan undangan

Judul ini sarkastik dengan maksud menggugah: jangan biarkan kewajiban pajak menjadi pisau yang menebas yang seharusnya dilindungi. Keadilan bukan barang mewah yang dibagikan sesuai mood birokrat; ia harus diperjuangkan—dengan bukti, strategi hukum, dan tekanan publik.

Jika kisah seperti keluarga Tjoddo membuat Anda geram, gunakan kemarahan itu sebagai bahan aksi: arsipkan bukti, suarakan ke publik, dan dorong lembaga pengawas bekerja. Bayar pajak itu benar.

Tetapi memperjuangkan hak setelah membayar? Itu wajib. Jangan biarkan ketidakadilan jadi hadiah atas kepatuhan Anda.

Catatan redaksi: Tulisan ini disajikan dalam gaya satir yang mengkritik fenomena administratif dan praktik penegakan hukum yang timpang.

Bila Anda mengalami kasus serupa, segera konsultasikan ke penasihat hukum dan organisasi pendukung hak publik.

(Editorial: Tim JAMC Makassar)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Copy Link Telegram

Related Posts

LP2KP Dukung Sikap Kapolri, Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Melemahkan Reformasi

Januari 28, 2026

Diduga Kelabui Dana Talangan Proyek, Sulaeman Belum Kembalikan Rp 17 Juta Milik H. Baso Opu

November 27, 2025

5 Unsur Pidana dan 29 Pelanggaran Hukum di Balik SHGB Indogrosir–Salim Group Makassar

Oktober 31, 2025
Top Posts

Pertarungan Pidana Tjonra vs Annie: Alat Bukti Muncul dari Rincik Palsu hingga SHM Salah Letak

September 26, 202513,010

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 20268,878

H Andi Irwan, ST Siap Maju dalam Bursa Bakal Calon Ketua DPD Golkar Mamuju Tengah, Bawa Gagasan Konsolidasi dan Regenerasi

Agustus 20, 20267,660

Serahkan SK Perpanjangan PPPK, Bupati Mamasa Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab ASN

Februari 9, 20265,435

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

DPRD Mamuju Tengah Terima Kunker DPRD Parigi Moutong

September 24, 2026

DPRD Mamuju Tengah Soroti PAD dan Kelangkaan LPG 3 Kg

September 23, 2026

DPRD Mamuju Tengah Setujui APBD Perubahan 2026

September 23, 2026
Most Popular

Pertarungan Pidana Tjonra vs Annie: Alat Bukti Muncul dari Rincik Palsu hingga SHM Salah Letak

September 26, 202513,010

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 20268,878

H Andi Irwan, ST Siap Maju dalam Bursa Bakal Calon Ketua DPD Golkar Mamuju Tengah, Bawa Gagasan Konsolidasi dan Regenerasi

Agustus 20, 20267,660
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
  • Homepage
  • Blog
  • REDAKSI REALITA INDONESIA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.