Close Menu
Realita IndonesiaRealita Indonesia
  • Home
  • NASIONAL
  • News
    • DAERAH
    • PEMERINTAHAN
    • MAKASSAR
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • ADVERTORIAL
  • TNI POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kunjungan Pangdam XXIII Palaka Wira ke Mamasa Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Maret 10, 2026

Bupati Welem Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis di Talambai

Maret 8, 2026

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kunjungan Pangdam XXIII Palaka Wira ke Mamasa Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
  • Bupati Welem Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis di Talambai
  • Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa
  • Rapat Paripurna HUT ke-24 Mamasa, Bupati Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
  • Setahun Memimpin Mamasa, Welem–Sudirman Prioritaskan Pertanian, Kesehatan, dan Infrastruktur
  • Jelang Ramadan 1447 H, Imigrasi Belawan Perkuat Spiritualitas dan Soliditas Lewat Tradisi Punggahan
  • DPRD Pasangkayu dan Insan Media Gelar Audiensi, Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan Daerah
  • Bupati Mamasa Welem Sambolangi Serahkan Bantuan Benih Ikan dan Dolomit kepada Pokdakan di Tawalian
Facebook X (Twitter) Instagram
Realita IndonesiaRealita Indonesia
  • Home
  • NASIONAL
  • News
    • DAERAH
    • PEMERINTAHAN
    • MAKASSAR
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • ADVERTORIAL
  • TNI POLRI
Realita IndonesiaRealita Indonesia
  • Home
  • NASIONAL
  • News
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • ADVERTORIAL
  • TNI POLRI
Home»TNI POLRI»Bayar Pajak Setengah Abad, Dibalas Penjara — Beginikah Merdeka?
TNI POLRI

Bayar Pajak Setengah Abad, Dibalas Penjara — Beginikah Merdeka?

Editor RIBy Editor RIOktober 9, 2025Tidak ada komentar4 Views
WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Makassar, harapanrakyat.info — Penjajahan datang silih berganti. Dulu datang dari laut, kini datang dari dalam negeri sendiri — dari balik meja berstempel dan pena birokrasi.

Kisah pilu ini bukan tentang masa kolonial, melainkan tentang seorang kakek Bugis-Makassar, keturunan Tjoddo bin Lauma, yang kini menatap langit-langit sel penjara sambil bertanya lirih, “Apakah ini negeri merdeka?”

Dari Pajak ke Penjara

Tanah keluarganya di Km 18, Makassar, telah dibayar pajaknya sejak masa Landrente, Pajak Hasil Bumi, IPEDA, hingga PBB modern.

Puluhan tahun mereka taat negara, tapi negara malah menukar ketaatan itu dengan borgol.

Abdul Jalali Dg. Nai (66) Ahli Waris Tjoddo, bukan maling, bukan koruptor, tapi kini ia mendekam di balik jeruji dikriminalisasi atas tanah warisan leluhurnya sendiri.

Rakyat kecil ini hanya meminta keadilan, tapi yang datang justru penjara.

Sementara di atas tanah yang sama, berdiri megah bangunan milik Indogrosir Makassar, anak perusahaan dari raksasa Salim Group.

Merdeka Hanya di Bibir

Orang tua-tua Bugis sering berkata, “Lereng tanah bisa runtuh, tapi siri’ (kehormatan) jangan hilang.”

Kini, kehormatan itu dihancurkan bukan oleh peluru, melainkan oleh rincik palsu dan sertifikat salah letak.

Dokumen palsu bisa melahirkan gedung, sementara dokumen asli melahirkan hukuman. Inilah logika terbalik republik hari ini.

Lebih Sadis daripada Penjajahan Belanda

Belanda dulu datang menjarah dengan kapal, hari ini perampasan datang dengan peta dan pena.

Dulu rakyat melawan dengan bambu runcing, kini rakyat lumpuh oleh cap birokrat.

Yang membuat luka ini semakin dalam, bukan karena tanah hilang, tetapi karena negara membisu.

Polisi, Jaksa, dan Lembaga Pertanahan seolah menutup mata, seakan-akan keadilan hanya milik yang punya gedung, bukan yang punya keringat.

Ironi di Tanah Sendiri

Tjoddo dulu membayar pajak demi negara. Kini, keturunannya dipaksa membayar harga pengkhianatan negara.

“Kami hanya ingin keadilan, bukan belas kasihan,” kata salah satu ahli waris di hadapan tim investigasi JAMC Makassar, Rabu (1/10).

Rakyat yang dulu berjuang melawan penjajahan asing, kini dijajah oleh sistem yang mereka bantu bangun sendiri.

Penutup: Negeri yang Lupa Akar

Inilah negeri di mana pajak jadi penjara,dokumen asli dikubur, dan pemalsuan disanjung.

Kakek Bugis-Makassar itu kini tinggal legenda — simbol betapa penindasan modern bisa lebih kejam daripada penjajahan kolonial.

“Kalau begini rupa kemerdekaan,” ujarnya dalam kesaksian terakhirnya, “lebih baik dijajah Belanda, setidaknya kami tahu siapa lawannya.”

Catatan Redaksi:

Kepada pihak-pihak yang disebut, diberikan ruang hak jawab sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999. ***

#BeritaMakassar #InfoMakassar #MakassarUpdate #BeritaHariIni #UpdateNasional#BeritaMakassar #InfoMakassar #MakassarUpdate #BeritaHariIni #UpdateNasional
Share. Facebook WhatsApp Twitter Copy Link Telegram
Editor RI
  • Website

Related Posts

Skandal 40 Perusahaan Dikategorikan Usaha Kecil Dan Menengah, PUSHAKA Sulsel: Dugaan Kuat Pemda Maros Rekayasa Administratif Hingga Potensi Tipidkor.

Februari 7, 2026

Camat Panakkukang Bantah Pemberitaan Sepihak Timurnews.com, Tegaskan Tidak Pernah Usir Wartawan

Februari 4, 2026

Kedaulatan Buruh di Jantung Industri Marusu: FSPBI-KSN Tagih Komitmen Normatif Pengusaha

Februari 3, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Pertarungan Pidana Tjonra vs Annie: Alat Bukti Muncul dari Rincik Palsu hingga SHM Salah Letak

September 26, 202513,010

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 20268,877

Serahkan SK Perpanjangan PPPK, Bupati Mamasa Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab ASN

Februari 9, 20265,435

Setahun Memimpin Mamasa, Welem–Sudirman Prioritaskan Pertanian, Kesehatan, dan Infrastruktur

Februari 20, 20264,444

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Kunjungan Pangdam XXIII Palaka Wira ke Mamasa Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Maret 10, 2026

Bupati Welem Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis di Talambai

Maret 8, 2026

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 2026
Most Popular

Pertarungan Pidana Tjonra vs Annie: Alat Bukti Muncul dari Rincik Palsu hingga SHM Salah Letak

September 26, 202513,010

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 20268,877

Serahkan SK Perpanjangan PPPK, Bupati Mamasa Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab ASN

Februari 9, 20265,435
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
  • Homepage
  • Blog
  • REDAKSI REALITA INDONESIA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.