Mamasa, Harapanrakyat.info – Bupati Mamasa Welem Sambolangi hadir dalam acara pemaparan hasil survey sementara Kawasan rencana Pembangunan rumah bantuan kabupaten Mamasa oleh Tim Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman di Hotel Kana Mamasa, Kamis 21/8/2025.
Bupati Mamasa Welem Sambolangi Kembali meminta Tim dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman untuk menjadikan wilayah yang masuk dalam Kawasan Pembangunan perumahan di Mamasa untuk menjadi perhatian khusus karena wilayah yang bergunung-gunung.
Bupati menegaskan bahwa Mamasa tidak boleh disamakan dengan Kawasan perkotaan yang sudah memiliki tanah rata.
“Saya mohon Tim Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman memasukkan Mamasa sebagai daerah khusus dengan kondisi alam yang bergunung-gunung sehingga membutuhkan penanganan khusus, dan tentu dengan biaya khusus juga.” Demikian disampaikan Bupati.
Bupati berharap setelah melaksanakan kunjungan lapangan Tim Kementrian Perumahan dapat memahami kondisi lingkungan dan kondisi sosial masyarakat sehingga skema bantuan perumahan nantinya boleh tepat sasaran terutama bagi keluarga yang belum memiliki rumah.
“Masih banyak warga masyarakat yang tinggal di gubuk dan merupakan salah satu kondisi penyumbang angka stunting di Mamasa.” Ungkapnya
Berdasarkan pemantauan Lapangan Tim Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Penyiapan Lahan dan Perizinan Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman Hardi Pasetyia Risman di enam lokasi maka didapatkan data bahwa Sebagian layak untuk dibanguni pemukiman dan Sebagian lagi perlu penanganan ekstra karena berada di lereng dan tebing.
Hardi menjelaskan bahwa penyiapan dan pematangan lahan merupakan tugas pemerintah kabupaten Mamasa sementara pembiayaan Pembangunan Gedung dan fasilitasnya sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah pusat.
Adapun lokasi yang telah disurvei oleh Tim Kementerian kemari 20/8/2025 adalah Desa Lambanan, Tawalian, Orobua Timur, Buntumalangka’, Aralle dan daerah Malotong Balabatu.
Hardi Prasetiya berjanji bahwa secara teknis akan disampaikan ke Pimpinan Pusat dengan pertimbangan keadaan lokasi yang telah disampaikan oleh Bupati Mamasa terkait keadaan khusus di Mamasa.
Hardi menjelaskan bahwa biaya pematangan akan memakan biaya yg cukup besar namun sesuai regulasi pematangan lahan tentunya akan dibiayai oleh Pemda dan Pembangunan Gedung dan fasilitasnya dikerjakan oleh pemerintah pusat. (Hart/Hum)

