Close Menu
Realita IndonesiaRealita Indonesia
  • Home
  • NASIONAL
  • News
    • DAERAH
    • PEMERINTAHAN
    • MAKASSAR
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • ADVERTORIAL
  • TNI POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kunjungan Pangdam XXIII Palaka Wira ke Mamasa Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Maret 10, 2026

Bupati Welem Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis di Talambai

Maret 8, 2026

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kunjungan Pangdam XXIII Palaka Wira ke Mamasa Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
  • Bupati Welem Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis di Talambai
  • Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa
  • Rapat Paripurna HUT ke-24 Mamasa, Bupati Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
  • Setahun Memimpin Mamasa, Welem–Sudirman Prioritaskan Pertanian, Kesehatan, dan Infrastruktur
  • Jelang Ramadan 1447 H, Imigrasi Belawan Perkuat Spiritualitas dan Soliditas Lewat Tradisi Punggahan
  • DPRD Pasangkayu dan Insan Media Gelar Audiensi, Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan Daerah
  • Bupati Mamasa Welem Sambolangi Serahkan Bantuan Benih Ikan dan Dolomit kepada Pokdakan di Tawalian
Facebook X (Twitter) Instagram
Realita IndonesiaRealita Indonesia
  • Home
  • NASIONAL
  • News
    • DAERAH
    • PEMERINTAHAN
    • MAKASSAR
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • ADVERTORIAL
  • TNI POLRI
Realita IndonesiaRealita Indonesia
  • Home
  • NASIONAL
  • News
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • ADVERTORIAL
  • TNI POLRI
Home»DAERAH»Skandal Limbah PT Palma: Izin Belum Lengkap, DPRD Tidur, Warga Jadi Korban
DAERAH

Skandal Limbah PT Palma: Izin Belum Lengkap, DPRD Tidur, Warga Jadi Korban

Editor RIBy Editor RIOktober 12, 2025Updated:Oktober 12, 2025Tidak ada komentar14 Views
WhatsApp Facebook Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Pasangkayu, harpanrakyat.info — Dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas PT. Palma Sumber Lestari (PT PSL) kembali menjadi sorotan publik.

Setelah bertahun-tahun warga mengeluhkan limbah sawit mencemari sungai dan merusak ekosistem laut, kini muncul fakta mengejutkan.

Perusahaan ini ternyata belum sepenuhnya melengkapi dokumen perizinan yang menjadi syarat utama beroperasi.

Berdasarkan data Humas Pemprov Sulawesi Barat dan hasil verifikasi lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulbar, ditemukan adanya ketidaklengkapan dokumen lingkungan dan pelanggaran teknis dalam pengelolaan air limbah.

Padahal, persetujuan lingkungan bernomor 008/76/DELH/PTSP.A/V/2023 telah diberikan dengan berbagai catatan yang mewajibkan perusahaan memenuhi seluruh persyaratan teknis.

“Temuan di lapangan menunjukkan ada pelanggaran. Karena itu Gubernur Sulbar menerbitkan SK Sanksi Administratif Nomor 1 Tahun 2025,” ungkap pejabat DLH Sulbar sebagaimana dikutip dalam laporan resmi.

• Lemahnya Pengawasan DPRD dan DLH Pasangkayu

Kelemahan pengawasan menjadi titik lemah utama dalam persoalan ini.

DPRD Pasangkayu dan DLH setempat dinilai tidak tanggap terhadap keluhan warga yang sudah berlangsung sejak lama.

Lembaga yang seharusnya berfungsi sebagai pengawas dan deteksi dini justru tampak tidak tegas.

Warga menilai DLH Pasangkayu terkesan masa bodoh, sementara DPRD “tidur panjang” di tengah krisis lingkungan yang kian parah.

N, salah seorang warga Kasano yang menjadi narasumber menyebut, “Kami sudah berulang kali menyampaikan keluhan, tapi sampai sekarang tak ada tindakan nyata,” ujarnya.

“Limbah masih ke sungai, ikan mati, air berubah warna. Rakyat capek teriak,” keluhnya.

• Dugaan Agenda Terselubung dan Kepentingan di Balik Izin

Fakta bahwa PT. Palma tetap beroperasi meski izin belum lengkap menimbulkan kecurigaan adanya agenda terselubung dari sejumlah pihak.

Dugaan publik mengarah pada adanya kepentingan ekonomi dan politik yang menekan instansi terkait agar perusahaan tetap berjalan, meski secara hukum belum memenuhi syarat.

“Kalau perizinannya belum lengkap tapi dipaksa operasi, berarti ada permainan. Ini bukan lagi kelalaian, tapi kesengajaan,” kata sumber terpercaya.

• JAMC: Modus Jalan Pintas Ala Palma

Justice Media Ants Coalition (JAMC) juga menyorot keras cara PT. Palma menjalankan operasionalnya.

Menurut mereka, perusahaan ini memakai modus jalan pintas dengan membungkus aktivitasnya lewat narasi “penyerapan tenaga kerja” dan “peningkatan ekonomi lokal”.

Padahal realitas di lapangan justru berbanding terbalik.

“Ini tagline tipuan. Masyarakat dijual dengan narasi ekonomi, tapi yang dapat untung cuma mereka. Sementara warga menanggung dampak limbah, air sungai tercemar, laut rusak, dan kesehatan terancam,” tegas Koordinator JAMC Nasional, RB, dalam keterangannya.

• Seruan Tutup Sementara

Berdasarkan hasil investigasi lapangan, pernyataan Pemerintah Provinsi, serta temuan warga, PT. Palma belum layak beroperasi.

JAMC dan sejumlah organisasi masyarakat meminta Bupati Pasangkayu mengevaluasi Kepala DLH serta segera menghentikan sementara aktivitas PT. Palma.

“Harus ditutup dulu sampai seluruh perizinan dan sarana pengolahan limbah memenuhi standar teknis nasional,” tegasnya.

“Apapun dalihnya, lingkungan tidak boleh tercemar. Ekosistem laut dan sungai harus dilindungi, karena itu sumber hidup masyarakat. Kalau dibiarkan, dampaknya akan panjang dan bisa menghancurkan mata pencaharian warga lokal,” tegas RB.

• Kesimpulan

Kasus PT. Palma adalah cermin lemahnya tata kelola lingkungan di daerah.

Di satu sisi, perusahaan beroperasi dengan izin yang belum lengkap; di sisi lain, pengawasan pemerintah daerah tumpul dan tidak tegas.

Bila dibiarkan, kasus ini bukan hanya soal limbah — tetapi soal integritas lembaga yang harusnya berdiri di pihak rakyat dan lingkungan.

Tim JAMC Nasional

#BeritaMakassar #InfoMakassar #MakassarUpdate #BeritaHariIni #UpdateNasional#BeritaMakassar #InfoMakassar #MakassarUpdate #BeritaHariIni #UpdateNasional
Share. Facebook WhatsApp Twitter Copy Link Telegram
Editor RI
  • Website

Related Posts

Jelang Ramadan 1447 H, Imigrasi Belawan Perkuat Spiritualitas dan Soliditas Lewat Tradisi Punggahan

Februari 20, 2026

Sambut Ramadhan, Wabup Pasangkayu Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Beras Aman

Februari 12, 2026

HPN 2026 Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme dan Solidaritas Insan Pers di Maros

Februari 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Pertarungan Pidana Tjonra vs Annie: Alat Bukti Muncul dari Rincik Palsu hingga SHM Salah Letak

September 26, 202513,010

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 20268,877

Serahkan SK Perpanjangan PPPK, Bupati Mamasa Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab ASN

Februari 9, 20265,435

Setahun Memimpin Mamasa, Welem–Sudirman Prioritaskan Pertanian, Kesehatan, dan Infrastruktur

Februari 20, 20264,444

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Kunjungan Pangdam XXIII Palaka Wira ke Mamasa Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Maret 10, 2026

Bupati Welem Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis di Talambai

Maret 8, 2026

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 2026
Most Popular

Pertarungan Pidana Tjonra vs Annie: Alat Bukti Muncul dari Rincik Palsu hingga SHM Salah Letak

September 26, 202513,010

Safari Ramadan, Gubernur Sulbar Puji Toleransi Masyarakat Mamasa

Maret 5, 20268,877

Serahkan SK Perpanjangan PPPK, Bupati Mamasa Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab ASN

Februari 9, 20265,435
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
  • Homepage
  • Blog
  • REDAKSI REALITA INDONESIA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.