Mamuju Tengah – Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Nirmalasari Aras mengapresiasi pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang digelar Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Mamuju Tengah di Posyandu Desa Bambadaru, Kecamatan Tobadak, Kamis.
Menurut Nirmalasari, program tersebut merupakan salah satu bentuk intervensi yang efektif dalam meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya bagi balita, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia), sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah.
“Kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamuju Tengah yang telah memfasilitasi pemberian makanan tambahan bagi balita, ibu hamil, dan lansia di seluruh Kabupaten Mamuju Tengah,” katanya saat menghadiri kegiatan tersebut.
Ia mengatakan pemberian makanan tambahan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah kekurangan gizi yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
“Tujuan pemberian makanan tambahan ini adalah untuk mencegah dan mengatasi masalah kekurangan gizi agar anak-anak, ibu hamil, dan lansia tetap sehat,” ujarnya.
Nirmalasari menegaskan DPRD Kabupaten Mamuju Tengah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program kesehatan yang dijalankan pemerintah daerah, termasuk kegiatan pemberian makanan tambahan yang dilaksanakan TP PKK.
“DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah akan terus mendukung program-program kesehatan masyarakat, termasuk pemberian makanan tambahan yang dilaksanakan oleh TP PKK,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Mamuju Tengah Asriani Arsal, Sekretaris Daerah Litha Febriani, perwakilan Dinas Kesehatan, Camat Tobadak Muh. Rusli Arif, Kepala Desa Bambadaru Agus Paeko, serta masyarakat setempat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mamuju Tengah Asriani Arsal mengatakan kegiatan di Posyandu Desa Bambadaru merupakan pelaksanaan ketujuh dalam rangkaian Program PMT yang telah menjangkau lima kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah.
“Pelaksanaan kegiatan PMT ini telah menjangkau lima kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah, dan di Desa Bambadaru merupakan pelaksanaan yang ketujuh,” katanya.
Asriani menjelaskan program tersebut menargetkan sekitar 1.000 balita dan ibu hamil sebagai penerima manfaat. Hingga pelaksanaan di Desa Bambadaru, sekitar 800 balita dan ibu hamil telah menerima makanan tambahan.
Selain menyalurkan PMT kepada balita dan ibu hamil, TP PKK juga menyerahkan sekitar 80 paket bingkisan kepada para lansia sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Asriani, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan asupan gizi, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan layanan posyandu sebagai pusat pemantauan kesehatan.
“Kami berharap masyarakat menjadikan posyandu sebagai rumah kedua untuk memantau kesehatan balita, ibu hamil, maupun lansia sehingga kondisi kesehatannya dapat terus terjaga,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara TP PKK, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, DPRD, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan, program pemberian makanan tambahan diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Mamuju Tengah.

