HR-Pasangkayu-Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pasangkayu, H. Safaruddin, menegaskan bakal menindak anggota dewan yang kerap absen dalam rapat maupun kegiatan kedewanan tanpa alasan jelas. Penegasan itu disampaikan langsung kepada awak media saat ditemui dj kantor DPRD Pasangkayu, Jumat (31/10/2025).
Ketua BK menilai perilaku tidak disiplin mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Menurut Safaruddin, ada sejumlah anggota DPRD yang terpantau jarang hadir dalam rapat paripurna maupun rapat komisi.
Padahal, kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi pengawasan dan aspirasi rakyat.
“Intinya, anggota DPRD harus sadar bahwa mereka digaji oleh negara untuk bekerja bagi masyarakat. Kalau malas hadir rapat, berarti tidak menjalankan amanah. Itu sama saja seperti makan uang haram,” tegasnya dengan serius.
Ia menambahkan, Badan Kehormatan tidak akan tinggal diam. Sebagai lembaga yang berwenang menjaga martabat, kehormatan, dan kredibilitas DPRD, pihaknya akan segera menyurati ketua partai politik masing-masing anggota yang kedapatan sering mangkir tanpa keterangan.
Langkah ini, kata dia, menjadi bagian dari evaluasi terhadap kedisiplinan dan kepatuhan anggota terhadap sumpah jabatan serta kode etik.
“Memang agak tidak enak mengingatkan hal seperti ini, karena kita sama-sama anggota DPRD. Tapi ini menyangkut lembaga dan tanggung jawab moral kepada masyarakat. Jadi, mau tidak mau harus dijalankan,” ujar Safaruddin.
Ia menilai, kesadaran moral dan rasa tanggung jawab harus lebih dikedepankan daripada kepentingan pribadi.
Safaruddin juga mengingatkan bahwa kehadiran anggota DPRD di kantor, meski hanya 30 persen dari waktu kerja efektif, harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Waktu yang singkat itu harus digunakan untuk bekerja, berdiskusi, dan merancang solusi bagi warga Pasangkayu,” ujarnya menekankan.
Ia bahkan mengaku heran masih ada anggota DPRD yang rumahnya tidak jauh dari kantor namun tetap jarang hadir saat rapat berlangsung.
“Ada yang dekat rumahnya, tapi tetap malas datang. Padahal alasan jarak tidak masuk akal lagi di zaman sekarang,” ungkapnya.
Menutup keterangannya, Ketua BK berharap seluruh anggota DPRD Pasangkayu baik unsur pimpinan maupun anggota biasa agar lebih introspektif dan kembali pada semangat awal pengabdian.
“Jabatan ini bukan sekadar status, tapi amanah rakyat. Mari sama-sama menjaga marwah DPRD dan menunjukkan bahwa kita layak dipercaya,” pungkasnya.* ADV

