Mamasa, 11/03/2024, Peresmian Sekolah Lansia “Cahaya Kasih” Kabupaten Mamasa terselenggara secara sukses di Aula Mini Rujab Mamasa. Sekolah Lansia ini diresmikan langsung oleh Pj Bupati Mamasa, Dr. Muhammad Zain, bersama Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat, Rezky Murwanto, S.Kom, MPH.

Pada kesempatan tersebut Muhammad Zain menyampaikan bahwa konsep keluarga di berbagai negara itu berbeda-beda, di negara barat seperti amerika, para lansia ini dimasukkan ke dalam panti jompo, di sana mereka dikumpulkan diberi kegiatan serta kesehatannya dijamin. Di Asia, termasuk indonesia, kita mengenal konsep rumah besar, yang isinya mulai dari kakek buyut hingga anak cucu.
“Lansia-lansia kita memang butuh ketenangan, tetapi bukan berarti tidak berdaya, yang menua itu hanya fisik, jiwa dan pikiran tidak pernah menua” lanjut Muhammad Zain.
Pada kesempatan yang sama Rezky Murwanto juga menjelaskan bahwa Kabupaten Mamasa memiliki angka harapan hidup yang tinggi dibanding lima kabupaten lain yang ada di Sulawesi Barat, sehingga sangat wajar memiliki lansia-lansia tangguh.
“Hari ini saya mengikuti acara HUT Mamasa ke-22, ibu-ibu yang ada di sini mungkin pernah ikut memperjuangkan pembentukan Kabupaten Mamasa, semoga semangat muda tetap ada, sehingga semua bisa tetap aktif dalam berbagai kegiatan. Hari ini kita launching sekolah lansia, tahun depan kita wisuda sama-sama dalam keadaan yang sehat” ungkap Rezky Murwanto.
Turut hadir pada peresmian Sekolah Lansia ini, Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, S.IP, Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa dan jajaran Pemerintahan kabupaten Mamasa lainnya. Selain melakukan Peresmian Sekolah Lansia, Tim Ketahanan Keluarga Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat juga melakukan sosialisasi terkait tujuh dimensi lansia tangguh kepada para lansia yang hadir pada kegiatan tersebut.

