Mamasa — Pemerintah Kabupaten Mamasa menggelar kegiatan pembersihan Pasar Barra-barra, Jumat (23/1/2026), sebagai langkah awal menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat pasar hewan di Kabupaten Mamasa.
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Mamasa Welem Sambolangi dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur TNI/Polri, serta masyarakat setempat.
Tahap Awal Pengaktifan Pasar Hewan
Sebelumnya, Bupati Mamasa telah meninjau kondisi Pasar Barra-barra yang berada di Dusun Barra-barra, Desa Osango, Kecamatan Mamasa. Pemerintah daerah berencana mengumpulkan para pedagang ternak — sapi, kerbau, kambing, hingga babi — untuk membahas mekanisme pengaktifan kembali pasar tersebut.
Menurut Bupati, revitalisasi pasar dilakukan agar aktivitas jual beli ternak memiliki lokasi khusus yang tertata dan representatif.
Jaga Stok dan Stabilitas Harga Ternak
Pengembangan Pasar Barra-barra sebagai pasar hewan ditujukan untuk menjamin ketersediaan hewan ternak, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun kegiatan sosial masyarakat.
Selain itu, keberadaan pasar hewan terpusat diharapkan mampu menjaga stabilitas harga ternak di Kabupaten Mamasa serta memudahkan pengawasan dan transaksi perdagangan.
Pemerintah daerah optimistis pengaktifan pasar hewan akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya peternak dan pedagang lokal.

