Pasangkayu – DPRD Kabupaten Pasangkayu menerima kunjungan kerja (kunker) rombongan DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Rabu (28/1/2026). Pertemuan berlangsung di Ruang Aspirasi DPRD Pasangkayu, Jalan Ir. Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Rombongan DPRD Parimo dipimpin Wakil Ketua Taufik Borman, didampingi Sutoyo, Arnol, Serly, Arfan Sahar, Sami, dan Irfan. Kedatangan mereka disambut Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Putu Purjaya bersama anggota DPRD Arham Bustaman dan Farid Zuniawansyah.
Dalam sambutannya, Putu Purjaya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan.
“Semoga ke depan DPRD Parimo dan DPRD Pasangkayu senantiasa bersinergi serta menjalin kerja sama untuk mendukung pembangunan di daerah masing-masing,” ujar Putu.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Parimo Taufik Borman mengungkapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan. Ia berharap hubungan kelembagaan antara kedua DPRD dapat terus diperkuat dalam berbagai bidang strategis.
“Kami berharap sinergi antara DPRD Parimo dan DPRD Pasangkayu dapat terus terjalin guna meningkatkan pembangunan di kedua daerah,” tuturnya.
Bahas Penyelarasan APBD 2026
Dalam pertemuan tersebut, para anggota dewan membahas program Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 di masing-masing daerah.
Anggota DPRD Parimo, Arfan Sahar, menjelaskan bahwa APBD 2026 Kabupaten Parigi Moutong saat ini masih dalam tahap penyelarasan, khususnya untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“APBD 2026 Parimo masih dalam proses penyelarasan, terutama pada program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Menanggapi hal itu, Farid Zuniawansyah menyampaikan bahwa penyelarasan APBD 2026 Kabupaten Pasangkayu telah rampung. Meski terdapat kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap mengupayakan agar program prioritas berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Meski ada efisiensi, program dalam APBD 2026 Pasangkayu tetap difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Target PAD Ditingkatkan
Pada kesempatan yang sama, Arham Bustaman menekankan pentingnya inovasi daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Menurutnya, pada tahun 2025 target capaian PAD Kabupaten Pasangkayu mencapai sekitar Rp80 miliar lebih. Untuk tahun 2026, target tersebut diharapkan mengalami peningkatan.
“Di tengah efisiensi anggaran, daerah harus mampu berinovasi untuk meningkatkan PAD. Tahun 2026 kita harapkan target PAD Pasangkayu meningkat,” ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi momentum pertukaran gagasan dan penguatan kerja sama antarlegislatif dalam mendorong tata kelola keuangan daerah yang efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

