HR, Mamuju Tengah – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Mamuju Tengah memastikan bahwa pasokan gas elpiji 3 kilogram (gas melon) pasca-Lebaran dalam kondisi aman dan tidak mengalami kelangkaan.
Kepala Diskoperindag Mateng, H. Arsal, menjelaskan bahwa meskipun distribusi berjalan lancar, pihaknya tetap menemukan harga gas melon di pengecer mencapai Rp35.000 per tabung—jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah mendorong masyarakat untuk membeli di pangkalan resmi dan membawa KTP agar subsidi gas tepat sasaran. Diskoperindag juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli dari pengecer tidak resmi, karena sering kali mematok harga tinggi.
Diskoperindag Mateng akan terus melakukan pemantauan lapangan bersama instansi terkait untuk memastikan distribusi gas melon berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi penimbunan.
ADV

