HR – Mamasa, Sulawesi Barat, Sebuah langkah inspiratif ditunjukkan oleh Budiman, warga Desa Saloan Pana’, Kecamatan Pana’, Kabupaten Mamasa. Pada Rabu, 28 Mei 2025, ia secara sukarela menghibahkan tanah seluas 6,5 hektar untuk lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di pelosok daerah.
Penyerahan hibah tanah dilakukan secara simbolis dalam rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama 168 kepala desa se-Kabupaten Mamasa, yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Mamasa. Hibah tersebut diterima langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, disaksikan oleh Kepala Desa Saloan, Delpri Daensilomba, serta seluruh kepala desa yang hadir.
Dalam sambutannya, Bupati Welem menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi Budiman dalam mendukung kemajuan pendidikan di Mamasa.
“Kami sangat mengapresiasi niat baik dan kepedulian Pak Budiman. Tanah yang dihibahkan ini akan segera dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial RI,” ujar Bupati.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemkab Mamasa menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Budiman Allotiboyong sebagai simbol terima kasih atas kontribusi luar biasa tersebut.
Dalam pernyataannya, Budiman mengungkapkan bahwa hibah ini didasari oleh keinginan tulus agar generasi mendatang mendapatkan akses pendidikan yang layak, khususnya anak-anak di daerah terpencil.
“Tidak ada motivasi lain selain ingin supaya generasi kita bisa mendapatkan pendidikan, khususnya anak-anak yang tinggal di pelosok daerah,” ucap Budiman.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
“Saya berharap sekolah ini bisa membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda dan masyarakat sekitar. Tentu akan ada banyak manfaat lainnya yang bisa dirasakan oleh warga dengan adanya pembangunan ini,” tambahnya.
Budiman juga menjelaskan bahwa tanah tersebut sebenarnya merupakan milik keluarga, namun dirinya yang mengelolanya selama ini. Ia bersyukur seluruh anggota keluarga mendukung penuh keputusan tersebut.
“Ketika saya ingin menghibahkan tanah ini, orang tua dan saudara-saudara saya semua setuju karena ini untuk kepentingan orang banyak,”pungkasnya.
ADV
