<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Welem Sambolangi bantuan ikan &#8211; Realita Indonesia</title>
	<atom:link href="https://www.realitaindonesia.co.id/tag/welem-sambolangi-bantuan-ikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.realitaindonesia.co.id</link>
	<description>Indonesia News Update</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Feb 2026 04:22:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Bupati Mamasa Welem Sambolangi Serahkan Bantuan Benih Ikan dan Dolomit kepada Pokdakan di Tawalian</title>
		<link>https://www.realitaindonesia.co.id/advertorial/bupati-mamasa-welem-sambolangi-serahkan-bantuan-benih-ikan-dan-dolomit-kepada-pokdakan-di-tawalian/22365/</link>
					<comments>https://www.realitaindonesia.co.id/advertorial/bupati-mamasa-welem-sambolangi-serahkan-bantuan-benih-ikan-dan-dolomit-kepada-pokdakan-di-tawalian/22365/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin001]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 12:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADVERTORIAL]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan benih ikan Mamasa 2026]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan dolomit petani Mamasa]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian Mamasa 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pokdakan Tawalian]]></category>
		<category><![CDATA[sistem tanam jajar legowo Mamasa]]></category>
		<category><![CDATA[Welem Sambolangi bantuan ikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.harapanrakyat.info/?p=22365</guid>

					<description><![CDATA[Mamasa – Bupati Welem Sambolangi didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Yohanis dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Bernard menyerahkan bantuan benih ikan mas, ikan nila, serta dolomit kepada sejumlah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Rabu (18/02/2026). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa penyelesaian persoalan petani saat ini harus dilakukan dengan melihat [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="231" data-end="573"><strong data-start="231" data-end="241">Mamasa</strong> – Bupati <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Welem Sambolangi</span></span> didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Yohanis dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Bernard menyerahkan bantuan benih ikan mas, ikan nila, serta dolomit kepada sejumlah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Rabu (18/02/2026).</p>
<p data-start="575" data-end="774">Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa penyelesaian persoalan petani saat ini harus dilakukan dengan melihat langsung kondisi di sawah dan ladang, bukan sekadar merumuskan masalah di atas kertas.</p>
<blockquote>
<p data-start="776" data-end="932">“Persoalan petani harus kita lihat langsung di lapangan dan dibenahi dalam praktiknya. Bukan hanya dibahas dalam rapat atau di atas kertas semata,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<h3 data-start="934" data-end="983">Ketekunan dan Perubahan Pola Tanam Jadi Kunci</h3>
<p data-start="985" data-end="1212">Bupati Welem menekankan bahwa keberhasilan petani sangat ditentukan oleh ketekunan dalam bekerja. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada kemalasan maupun pola kerja asal-asalan yang dapat menghambat hasil produksi.</p>
<blockquote>
<p data-start="1214" data-end="1367">“Keberhasilan seorang petani terletak pada ketekunannya. Jangan dipengaruhi kemalasan. Kerja asal-asalan tidak akan memberikan hasil maksimal,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1369" data-end="1579">Selain faktor ketekunan, ia juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir dalam praktik pertanian. Menurutnya, mempertahankan pola kerja tradisional tanpa inovasi dapat menjadi penghambat peningkatan produksi.</p>
<p data-start="1581" data-end="1749">Bupati mencontohkan pola tanam yang tidak serempak sebagai salah satu kebiasaan yang perlu diperbaiki karena berpotensi meningkatkan serangan hama dan penyakit tanaman.</p>
<h3 data-start="1751" data-end="1781">Dorong Sistem Jajar Legowo</h3>
<p data-start="1783" data-end="2026">Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong petani untuk menerapkan sistem tanam padi jajar legowo, bukan sekadar menghamburkan benih. Menurutnya, metode tersebut dapat memaksimalkan pertumbuhan tanaman serta memudahkan proses penyiangan.</p>
<p data-start="2028" data-end="2276">Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dalam menentukan waktu tanam agar pola tanam serempak dapat direalisasikan. Hal itu dinilai penting untuk memudahkan pengendalian hama terpadu sekaligus mendukung kelancaran distribusi pupuk dari pemerintah.</p>
<p data-start="2278" data-end="2524">Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kada Situruk Tawalian menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Ia berharap benih ikan yang diterima dapat dikembangkan dengan baik dan berjanji akan menerapkan pola tanam padi sesuai arahan Bupati.</p>
<p data-start="2526" data-end="2688">Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sektor perikanan dan pertanian di wilayah Tawalian serta mendorong kesejahteraan masyarakat setempat.</p>
<p data-start="2526" data-end="2688"><strong>|Laporan: irmayanti</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.realitaindonesia.co.id/advertorial/bupati-mamasa-welem-sambolangi-serahkan-bantuan-benih-ikan-dan-dolomit-kepada-pokdakan-di-tawalian/22365/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
